memang aku tak seperti wanita kebanyakan lainnya,
aku tak dapat membuatmu bahagia,
aku tak mampu menjadi wanita yang kau dambakan,
aku tak sanggup untuk memenuhi permemintaanmu yang wajar,
aku tak memiliki keberanian untuk menunjukkan rasa sayangku padamu,
tapi aku memiliki rasa,,,rasa yang begitu dalam yang menjadi alasan mengapa dulu aku menerima hatimu di hatiku,
aku bingung dengan perasaanku ini,
aku bimbang,,aku bimbang dengan hubungan yang dulu pernah terjalin antara diriku dan dirimu yang kurasa begitu indah jika kita saling mengerti satu sama lain,
sungguh aku ingin sekali bertemu denganmu walau hanya sekedar menceritakan kegalauanku yang aku pendam di dasar hatiku yang paling dalam,
tapi sepertinya keinginanku itu takkan terwujud dan tak pernah terwujud,
karena aku yang terlalu takut menentang norma-norma yang telah diterapkan alm.ayahku yang sangat menyayangi diriku..semua itu ia lakukan karena hanya ingin menjaga buah hatinya dari pergaulan yang semakin "bebas"..
inilah alasan mengapa aku dahulu memilih menjalin hubungan denganmu hanya lewat alat telekomunikasi.
semua telah berakhir,
semua kebimbanganku telah berubah menjadi kesedihan,
kesedihan yang dilandasi rasa kekecewaan karena dirimu tak menerima ku apa adanya,
terimakasih atas semua pujian, rayuan dan, tutur kata mu yang pernah membuatku bahagia..
~_~
*semoga dirimu membaca isi hatiku ini (150710)
jangan buta karena cinta....
BalasHapustp cinta krn Allah
BalasHapushe